Oh tidak! Di mana JavaScript-nya?
Browser web Anda tidak mengaktifkan JavaScript atau tidak mendukung JavaScript. Harap aktifkan JavaScript pada browser Web Anda untuk melihat situs Web ini dengan benar, atau tingkatkan ke browser Web yang mendukung JavaScript.

Masuk
Belum menjadi anggota? klik disini untuk mendaftar.
Lupa Kata Sandi?

Eksternal Link

1.  Dinas Pendidikan Kota Surabaya 
2.  Kemendikbudristek 
3.  Rumah Belajar ID
4.  Kementrian Lingkungan Hidup RI
5.  Tunas Hijau ID
6.  BNN

SOSIAL MEDIA


Instagram
Tiktok
Youtube

Buku

Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global Jilid V

Jilid V - Masyarakat Indonesia dan Terbentuknya Negara Kolonial 1800-1900

Unduh Buku

Ukuran Berkas:
thumbnail

Tangkapan Layar

Informasi Buku

Versi:
Tidak ada informasi yang tersedia
Total Unduhan:
0 Buku
Tanggal Publikasi:
01/09/2026

Lisensi Buku:
Tidak ada informasi yang tersedia
Sistem Operasi:
Tidak ada informasi yang tersedia
Hak Cipta:
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Ulasan Lengkap Editor

oleh Prof. Dr. Drs. Bambang Subiyakto, M.Hum.; Prof. Dr. Agus Suwignyo, M.A.; Prof. Dr. Sarkawi B. Husain, M.Hum.; Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum.; Prof. Jajat Burhanudin, M.A.; Dr. Rhoma Dwi Aria Yuliantri, M.Pd.; Dr. Retno Winarni, M.Hum.; Dr. Ida Liana Tanjung, M.Hum.; Dr. Harto Juwono, M.Hum.; Dr. Faizal Ariffin, M.Hum.; Akhmad Ryan Pratama, S.Hum., M.A.; Dias Pradadimara, M.A., M.S.

Jilid V menggambarkan pembentukan negara kolonial di Nusantara setelah runtuhnya VOC pada akhir abad ke-18. Pemerintah kolonial Belanda menata ulang administrasi, hukum, ekonomi, dan infrastruktur untuk memperkuat kendali atas wilayah Nusantara, antara lain melalui sistem tanam paksa, pemungutan pajak, pembangunan jalan dan jalur rel kereta api, serta penerapan hukum positif Eropa, yang bersama-sama memengaruhi kehidupan sosial, agama, dan struktur masyarakat. Dalam konteks ini muncul pula perlawanan rakyat dan kerajaan lokal, serta dinamika keagamaan dan intelektual yang menjadi cikal bakal kesadaran nasional. Jilid ini turut membahas ilmu pengetahuan sebagai salah satu unsur penting dalam bangunan kuasa kolonial, termasuk kebangkitan tradisi intelektual di pusat-pusat budaya di tanah Jawa dan Melayu. Diterbitkan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Sejarah dan Permuseuman.