Oh tidak! Di mana JavaScript-nya?
Browser web Anda tidak mengaktifkan JavaScript atau tidak mendukung JavaScript. Harap aktifkan JavaScript pada browser Web Anda untuk melihat situs Web ini dengan benar, atau tingkatkan ke browser Web yang mendukung JavaScript.

Masuk
Belum menjadi anggota? klik disini untuk mendaftar.
Lupa Kata Sandi?

Eksternal Link

1.  Dinas Pendidikan Kota Surabaya 
2.  Kemendikbudristek 
3.  Rumah Belajar ID
4.  Kementrian Lingkungan Hidup RI
5.  Tunas Hijau ID
6.  BNN

SOSIAL MEDIA


Instagram
Tiktok
Youtube

Buku

Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global Jilid IV

Jilid IV - Interaksi Awal dengan Barat: Kompetisi dan Aliansi

Unduh Buku

Ukuran Berkas:
thumbnail

Tangkapan Layar

Informasi Buku

Versi:
Tidak ada informasi yang tersedia
Total Unduhan:
0 Buku
Tanggal Publikasi:
01/09/2026

Lisensi Buku:
Tidak ada informasi yang tersedia
Sistem Operasi:
Tidak ada informasi yang tersedia
Hak Cipta:
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Ulasan Lengkap Editor

oleh Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M.Hum.; Prof. Dr. Jajat Burhanuddin, M.A.; Prof. Dr. Susanto Zuhdi, M.Hum.; Dr. Bondan Kanumoyoso, M.Hum.; Dr. Daya Negri Wijaya, M.A.; Dr. R. Achmad Sunjayadi, M.Hum.; Dr. Ester Yambeyapdi, M.Hum.; Dr. Devi Riskianingrum; Dr. Nur Aida Kubangun, M.Pd.; Dr. Umi Barjiah, M.A.; Dr. Phil. Zacky Khairul Umam; Frial Ramadhan Supratman, M.A., M.Sos.; Jajang Nurjaman, S.Hum., M.A.; Muhammad Buana, LL.M.

Jilid IV menarasikan awal interaksi Nusantara dengan dunia Barat yang ditandai masuknya kekuatan Eropa, mulai dari Portugis dan Spanyol, disusul Belanda dan bangsa-bangsa Barat lain ke dalam jaringan perdagangan global. Periode ini menciptakan dinamika kompetisi, aliansi, dan resistensi: melalui jalur maritim dan pelabuhan-pelabuhan strategis, kekuatan lokal seperti Aceh, Gowa, Mataram, Ternate, dan Tidore menjalin baik diplomasi maupun perang dalam menghadapi tekanan militer dan monopoli dagang yang dilakukan maskapai dagang Belanda (VOC), yang kemudian berkembang menjadi kekuatan besar di Nusantara hingga akhir abad ke-18. Interaksi ini turut memperluas pertukaran budaya dan pengetahuan, memicu intensifikasi Islam sekaligus misi Kristenisasi, dan melahirkan diaspora maritim serta perlawanan rakyat terhadap kolonialisme di berbagai wilayah Nusantara. Ilustrasi sampul buku ini digambar ulang dari koleksi Kain Tampan Lampung. Diterbitkan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Sejarah dan Permuseuman.